Pemeliharaan Tanaman Manggis

Setelah bibit tanaman manggis ditanam, berikutnya yang perlu dilakukan adalah pemeliharaan. Pemeliharaan yang diperlukan oleh tanaman manggis kurang lebih sebagai berikut;

1) Penyiangan
Lakukan penyiangan tanaman manggis secara kontinyu dan sebaiknya dilakukan bersamaan dengan pemupukan dan penggemburanya itu dua kali dalam setahun.

2) Perempalan/Pemangkasan
Ranting-ranting pohon manggis yang tumbuh kembar dan sudah tidak berbuah perlu dipangkas untuk mencegah serangan hama dan penyakit. Gunakan gunting pangkas yang
bersih dan tajam untuk menghindari infeksi dan lapisi bekas pangkasan dengan
ter.

3) Pemupukan
Jenis dan dosis pemupukan yang dianjurkan untuk tanaman manggis adalah:
a) Pohon berumur 6 bulan dipupuk campuran urea, SP-36 dan KCl (3:2:1) sebanyak 200-250 gram/pohon.
b) Pohon berumur 1-3 tahun dipupuk campuran 400-500 gram Urea, 650-700 gram SP-36 dan 900-1000 gram KCl (3:1:2) yang diberikan dalam dua sampai tiga kali.
c) Pohon berumur 4 tahun dan seterusnya dipupuk campuran urea, SP-36 dan KCl (1:4:3) sebanyak 3-6 kg.pohon ditambah 40 kg/pohon pupuk kandang.

Pupuk ditaburkan di dalam larikan/di dalam lubang-lubang di sekeliling batang manggis
dengan diameter sejauh ukuran tajuk pohon. Dalam larikan dan lubang sekitar 10-
20 cm sedangkan jarak antar lubang sekitar 100-150 cm.

4) Pengairan dan Penyiraman
Tanaman manggis yang berumur di bawah lima tahun memerlukan ketersediaan air yang
cukup dan terus menerus sehingga harus disiram satu sampai dua hari sekali. Sedangkan pada pohon manggis yang berumur lebih dari lima tahun, frekuensi penyiraman berangsur-angsur dapat dikurangi. Penyiraman dilakukan pagi hari dengan cara menggenangi saluran irigasi atau disiram.

5) Pemberian Mulsa
Mulsa jerami dihamparkan setebal 3-5 cm menutupi tanah di sekeliling batang manggis yang masih kecil untuk menekan gulma, menjaga kelembaban dan aerasi dan mengurangi penguapan air.