Cara Pembibitan dan Pembenihan Manggis


Tanaman manggis dapat diperbanyak dengan biji atau bibit hasil penyambungan pucuk dan
susuan. Tanaman manggis yang ditanam dari biji baru berbunga pada umur 10-15 tahun sedangkan yang ditanam dari bibit hasil sambungan dapat berbunga pada umur 5-7 tahun.

Pembibitan Manggis
Perbanyakan dengan biji untuk batang bawah dilakukan dengan megambil biji dari buah manggis tua yang berisi 5-6 segmen daging buah dengan 1-2 segmen yang berbiji, tidak rusak, beratnya minimal satu gram dan daya kecambah sedikitnya 75%. Buah manggis diambil dari pohon yang berumur sedikitnya 10 tahun.

Untuk pembuatan bibit manggis dengan cara sambungan diperlukan batang bawah dan
pucuk (entres) yang sehat. Batang bawah adalah bibit dari biji manggis berumur lebih
dari dua tahun dengan diameter batang 0.5 cm dan kulitnya berwarna hijau kecoklatan.


Penyiapan Bibit Menggunakan Teknik Sambungan
Untuk bagian bawah gunakan bibit dari biji manggis, karena memiliki akar yang lebih kuat. Nah, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menghilangkan daging buah manggis. Caranya, rendam buah manggis dalam air bersih selama 1 minggu (dua hari sekali air diganti) sehingga lendir dan jamur terbuang.

Biji manggis akan mengelupas dengan sendirinya dan biji dicuci sampai bersih. Celupkan biji kedalam fungisida Benlate dengan konsentrasi 3 g/L selama 2-5 menit. Keringanginkan biji manggis di tempat teduh selama beberapa hari sampai kadar airnya
12-14%.

Pucuk untuk sambungan berupa pucuk (satu buku) yang masih berdaun muda berasal dari pohon induk manggis yang unggul dan sehat. Dua minggu sebelum penyambungan bagian bidang sayatan batang bawah dan pucuk diolesi zat pengatur tumbuh Adenin/Kinetin dengan konsentrasi 500 ppm untuk lebih memacu pertumbuhan.